Memiliki rumah tipe 36 saat ini menjadi pilihan paling populer bagi keluarga muda, terutama di kota yang sedang berkembang pesat seperti Pekanbaru. Harganya yang terjangkau dan perawatannya yang mudah membuat rumah ukuran ini sangat diminati. Namun, luas bangunan yang terbatas sering membuat pemilik rumah bingung dalam menata ruang agar tetap nyaman digunakan.
Kabar baiknya, rumah tipe 36 tetap bisa terlihat modern, rapi, dan terasa lega jika desain interiornya direncanakan dengan baik. Kuncinya bukan pada ukuran rumah, melainkan bagaimana setiap sudut dimanfaatkan secara maksimal.
Berikut beberapa tips desain interior rumah tipe 36 yang bisa kamu terapkan.
Tantangan Rumah Tipe 36
Sebelum mulai mendesain, penting untuk memahami tantangan utama rumah tipe 36.
| Tantangan | Dampak |
|---|---|
| Ruang terbatas | Mudah terasa sempit |
| Penyimpanan minim | Barang cepat menumpuk |
| Pencahayaan kurang | Ruangan terlihat gelap |
| Terlalu banyak furnitur | Sirkulasi terganggu |
| Warna yang salah | Rumah terasa lebih kecil |
Dengan mengetahui tantangan tersebut, kamu bisa menentukan solusi yang tepat sejak awal.
7 Cara Membuat Rumah Type 36 Terasa Lebih Luas dan Nyaman
1. Gunakan Konsep Open Space
Salah satu cara paling efektif membuat rumah tipe 36 terasa lebih luas adalah mengurangi sekat yang tidak diperlukan.
Gabungkan ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan dalam satu area terbuka. Konsep ini membuat pandangan tidak terhalang sehingga ruangan terasa lebih lega.

2. Pilih Warna Terang
Warna memiliki pengaruh besar terhadap persepsi ukuran ruang.
Rekomendasi warna untuk rumah tipe 36:
- Putih
- Cream
- Beige
- Abu-abu muda
- Hijau sage muda
Warna terang memantulkan cahaya lebih baik sehingga ruangan terlihat lebih luas dan bersih.
3. Gunakan Furnitur Multifungsi
Karena ruang terbatas, setiap furnitur sebaiknya memiliki fungsi maksimal.
| Furnitur | Fungsi Tambahan |
|---|---|
| Sofa bed | Tempat tidur tamu |
| Meja lipat | Menghemat ruang |
| Tempat tidur dengan laci | Penyimpanan ekstra |
| Bangku storage | Tempat menyimpan barang |
| Lemari hingga plafon | Memaksimalkan ruang vertikal |
Furnitur multifungsi membantu rumah tetap rapi tanpa mengorbankan kenyamanan.
4. Maksimalkan Pencahayaan Alami
Rumah tipe 36 akan terasa jauh lebih nyaman jika mendapatkan cahaya alami yang cukup.
Beberapa cara yang bisa dilakukan:
- Gunakan jendela berukuran lebih besar.
- Pilih tirai tipis berwarna terang.
- Gunakan partisi kaca jika perlu.
- Hindari menutup jendela dengan furnitur besar.
Pencahayaan alami tidak hanya membuat rumah lebih terang, tetapi juga membantu menghemat penggunaan lampu pada siang hari.
5. Manfaatkan Dinding sebagai Area Penyimpanan
Pada rumah kecil, ruang vertikal sangat berharga. Kamu bisa menambahkan:
- Rak dinding
- Kabinet gantung
- Floating shelf
- Panel penyimpanan
Dengan cara ini, lantai tetap lega dan ruangan terlihat lebih rapi.
6. Pilih Konsep Interior yang Tepat
Beberapa konsep yang cocok untuk rumah tipe 36 antara lain:
| Konsep | Kelebihan |
|---|---|
| Minimalis | Sederhana dan mudah dirawat |
| Japandi | Hangat dan natural |
| Scandinavian | Cerah dan nyaman |
| Modern Minimalis | Rapi dan fungsional |
Untuk rumah di daerah tropis seperti Pekanbaru, konsep Japandi sering menjadi pilihan karena menggunakan warna hangat dan material alami yang terasa nyaman.
7. Hindari Dekorasi Berlebihan
Dekorasi memang penting, tetapi terlalu banyak aksesori justru membuat rumah kecil terlihat penuh.
Gunakan prinsip sederhana:
Pilih beberapa dekorasi yang benar-benar memiliki fungsi atau nilai estetika, lalu biarkan ruang bernapas.
Misalnya satu lukisan besar, satu tanaman indoor, dan beberapa bantal sofa sudah cukup untuk memberikan karakter pada ruangan.
Contoh Pembagian Ruang Rumah Tipe 36
Pembagian ruang yang tepat akan membuat rumah tipe 36 terasa lebih nyaman meskipun memiliki luas yang terbatas. Kuncinya adalah memaksimalkan fungsi setiap area tanpa memberikan terlalu banyak sekat yang dapat mengurangi kesan lapang.
Pada contoh layout di atas, ruang tamu, ruang makan, dan dapur dirancang dalam satu area terbuka. Konsep ini membantu menciptakan sirkulasi udara yang lebih baik sekaligus membuat ruangan terlihat lebih luas.

Berikut fungsi setiap area:
Ruang Tamu
Diletakkan di bagian depan sebagai area menerima tamu dan tempat berkumpul keluarga. Gunakan sofa berukuran proporsional agar sirkulasi tetap nyaman.
Ruang Makan
Berada di tengah sebagai penghubung antara ruang tamu dan dapur. Meja makan dengan desain sederhana akan membantu menjaga area tetap lega.
Dapur
Ditempatkan di bagian belakang agar aktivitas memasak lebih terorganisir. Penggunaan kitchen set yang ringkas sangat disarankan untuk rumah tipe 36.
Kamar Utama
Dirancang sebagai area istirahat utama dengan penyimpanan yang efisien. Lemari hingga plafon dapat membantu menghemat ruang.
Kamar Anak
Dapat menggunakan furnitur multifungsi seperti tempat tidur dengan laci penyimpanan agar ruangan tetap rapi.
Kamar Mandi
Posisinya sebaiknya mudah dijangkau dari seluruh area rumah. Pilih material yang tahan lembap agar lebih awet dan mudah dirawat.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Menggunakan sofa terlalu besar.
- Memasang terlalu banyak sekat.
- Memilih warna gelap untuk seluruh ruangan.
- Tidak menyediakan area penyimpanan.
- Menempatkan terlalu banyak dekorasi.
Kesalahan-kesalahan tersebut sering membuat rumah tipe 36 terasa lebih sempit dari ukuran sebenarnya.
Rumah Tipe 36 Tetap Bisa Terlihat Mewah
Luas yang terbatas bukan penghalang untuk memiliki rumah yang nyaman dan estetik. Dengan konsep yang tepat, pemilihan warna yang sesuai, serta furnitur yang fungsional, rumah tipe 36 bisa terasa jauh lebih luas dan menyenangkan untuk ditinggali. Kunci utamanya adalah memaksimalkan setiap meter ruang tanpa membuat rumah terasa penuh.
Pada rumah tipe 36, pemilihan konsep interior sangat menentukan kenyamanan dan kesan luas ruangan. Jika kamu masih bingung memilih antara gaya minimalis atau Japandi, baca juga artikel Perbedaan Desain Interior Minimalis dan Japandi untuk memahami karakter, warna, material, dan suasana yang dihasilkan oleh masing-masing konsep.

Wujudkan Interior Rumah Tipe 36 Bersama Cenia Living
Jika kamu ingin menata rumah tipe 36 agar lebih modern, rapi, dan nyaman, tim Cenia Living siap membantu.
Kami menyediakan layanan interior design dan landscape design yang disesuaikan dengan ukuran rumah, kebutuhan keluarga, dan gaya hidup penghuninya.
Mulai dari penataan ruang, pemilihan warna, desain kitchen set, hingga solusi penyimpanan, setiap detail dirancang agar rumah kecil tetap terasa lega dan fungsional.
Kunjungi Cenia Living untuk melihat portfolio proyek kami dan konsultasikan desain rumah tipe 36 impian kamu bersama tim Cenia Living.
Frequently Asked Questions (FAQs)
Apakah rumah tipe 36 bisa terasa luas?
Bisa. Dengan konsep open space, warna terang, pencahayaan alami, dan furnitur multifungsi, rumah tipe 36 dapat terasa lebih lega dan nyaman.
Konsep interior apa yang paling cocok untuk rumah tipe 36?
Konsep minimalis, Japandi, Scandinavian, dan modern minimalis merupakan pilihan yang paling sering digunakan karena mampu memaksimalkan ruang tanpa membuat rumah terasa penuh.
Bagaimana cara menambah ruang penyimpanan di rumah tipe 36?
Gunakan penyimpanan vertikal seperti rak dinding, kabinet gantung, dan lemari hingga plafon agar area lantai tetap lega.
Apakah rumah tipe 36 cocok menggunakan konsep Japandi?
Ya. Japandi sangat cocok untuk rumah tipe 36 karena menggunakan warna hangat, material alami, dan furnitur sederhana yang membuat ruangan terasa lebih nyaman.
Di mana saya bisa mendapatkan jasa desain interior rumah tipe 36 di Pekanbaru?
Jika kamu membutuhkan bantuan menata rumah tipe 36 agar lebih fungsional dan estetik, tim Cenia Living siap membantu melalui layanan interior design dan landscape design. Kunjungi Cenia Living untuk melihat portfolio dan berkonsultasi dengan tim kami.


